𝐏𝐞𝐥𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐮𝐫𝐮𝐬 𝐏𝐎𝐆𝐈 𝐊𝐞𝐩𝐫𝐢, 𝐑𝐮𝐝𝐢: 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐓𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐢 𝐒𝐭𝐮𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠

𝗗𝗶𝘀𝗸𝗼𝗺𝗶𝗻𝗳𝗼 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺- Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak Pengurus Perkumpulan Obsetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Kepri menangani kasus stunting di Batam.

Hal itu disampaikan Rudi saat menghadiri pelantikan Pengurus POGI Cabang Kepri Periode 2022-2025 dan Seminar Ilmiah di Hotel Aston Batam, Minggu (5/2/2023).

Untuk diketahui, dokter obstetri fokus dalam penanganan kehamilan dan persalinan, sedangkan ginekologi fokus dalam penanganan masalah organ reproduksi wanita.

“Mari sama-sama dan bantu pemerintah menangani kasus stunting,” ujarnya.

Ia melanjutkan, penanganan stunting sangat penting demi mewujudkan Indonesia Emas pada 2045. Ia berharap, kelahiran generasi Batam bisa unggul dan menjadi penerus bangsa.

“Pertumbuhan penduduk dari angka kelahiran di Batam mencapai 6-7 persen. Ini menjadi tanggung jawab berat bagaimana generasi kita tumbuh sehat dan menjadi SDM unggul,” ujarnya.

Ia mengaku, stunting ada kaitannya dengan perekonomian. Untuk itu, pengembangan ekonomi juga akan bermuara pada penekanan angka stunting.

Rudi menyampaikan, selain menangani langsung perihal stunting, Batam kini terus melakukan berbagai pembangunan untuk menggenjot sektor ekonomi.

“Stunting berkaitan dengan kekurangan gizi, maka ekonomi penting,” kata Rudi.

Selain itu, ia juga mengungkapkan pihaknya mendukung gerakan bapak asuh stunting. Dalam hal ini, ia membuka kesempatan pegawai maupun pengusaha untuk ikut andil.

Perihal capaian penanganan stunting di Batam, ia mengungkapkan angka stunting Batam menurun drastis. Jika pada tahun 2021 lalu pada angka 5,8 persen, kini menjadi 2,5 persen pada tahun 2022.

“Perlu keterlibatan semua pihak dan pemangku kepentingan demi menangani stunting ini. Bantu pemerintah menangani stunting,” pesan Rudi.

Rudi juga menyampaikan selamat atas suksesnya pelantikan Pengurus POGI Cabang Kepri Periode 2022-2025. Ia berharap, POGI bisa mengayomi seluruh dokter seprofesi di Kepri.

“Selamat atas pelantikan ini. Sektor kesehatan di Kota Batam harus menjadi percontohan di Kepri, nasional, hingga internasional,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai

DD