1.771 KPM Sekupang Terima BPNT

Media Center Batam – Pemerintah memastikan terus hadir di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat, terlebih kini dalam kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya yang tengah disalurkan di Kota Batam yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan total 23.086 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada bapak ibu sekalian,” kata Wakil Wali Kota Batam yang juga Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam Amsakar Achmad saat penyaluran di Wilayah Sekupang, Rabu (12/8/2020) pagi.

Amsakar memantau langsung penyaluran di tiga lokasi di kecamatan tersebut. Khusus wilayah Sekupang, jumlah KPM yang akan mendapat bantuan sebanyak 1.771 KPM. Nominal bantuan juga naik dari Rp150 ribu kini menjadi Rp200 ribu perbulan.

Selain bentuk perhatian langsung masyarakat karena dampak ekonomi, ia mengatakan program sosial yang diberikan oleh pemerintah merupakan stimulus agar keluarga prasejahtera dapat terbebas dari garis kemiskinan.

“Saya dengar langsung ada keinginan itu dari bapak ibu. Saya katakan kami pemerintah merasa bangga. Lebih bangga lagi ketika benar grafik kemiskinan kita turun. Caranya ikuti arahan dari pendamping,” ujar dia.

Menurut dia, pemerintah memahami dampak Covid-19 cukup terasa bagi masyarakat. Maka dari itu, di Pemko Batam sendiri menggenapi bantuan untuk masyarakat dengan menyalurkan dua tahap sembako, Pemerintah Provinsi Kepri satu tahap dan kini yang sedang berjalan, bantuan tahap ke empat dari BP Batam. Setiap tahap disalurkan 284.223 paket.

“Nah, yang dapat di bantuan yang BPNT ini tidak dapat bantuan yang kemarin, begitupun sebaliknya. Ini untuk menghindari double bantuan, sehingga masyarakat terbantu secara merata,” papar dia.

Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Leo Putra mengatakan, dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang didalamnya telah disalurkan bantuan, KPM dapat menyambangi e-Warung dan membeli bahan pangan, di antaranya berupa beras 10 kilogram, kacang hijau 1 kilogram, telur 1 papan, dan jeruk. Bahan pangan tersebut mewakili kriteria yang ada dalam ketentuan seperti karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan vitamin.

“Se-Kota Batam ini ada 112 agen yang ikut melaksanakan program ini,” imbuhnya.

Perwakilan KPM, Marlina Sianipar menyampaikan terima kasih banyak kepada pemerintah pusat maupun daerah karena terus memperhatikan masyarakat.

“Kami semua punya keinginan keluar dari kemiskinan. Pendamping terus membimbing kami, dari mengelola keuangan bahkan perihal kesehatan,” ucapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

DD