Jemaah Kepri Siap Jalankan Ibadah Puncak Haji

Media Center Batam – Jemaah haji Kepulauan Riau dalam kondisi siap menjalankan ibadah puncak haji 1439 H. Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepri, Mukhlisuddin mengatakan jemaah kini sudah berada di Mekah seluruhnya.

“Kita mendapat informasi dari petugas yang ada di tanah suci. Semua dalam kondisi siap,” kata dia usai melepas jemaah kelompok terbang (kloter) terakhir embarkasi Hang Nadim Batam di Asrama Haji Batam, Rabu (15/8).

Ia akui memang ada beberapa jemaah haji yang sakit di tanah suci. Tapi sakitnya tidak begitu berat. Sehingga masih memungkinkan untuk laksanakan ibadah.

“Memang ada yang sakit tapi tidak begitu menyulitkan. Ada yang dirawat di rumah sakit, tapi sudah kembali ke maktab, bahkan sudah ke Mekah. Intinya semua siap untuk ibadah wukuf besok,” ujarnya.

Mantan Kakan Kemenag Kota Bengkulu ini mengatakan kalaupun ada jemaah yang tidak bisa wukuf, bisa dilakukan dengan safari wukuf. Petugas haji di tanah suci akan membantu untuk safari wukuf ini.

“Tapi sejauh ini kondisinya semua siap,” kata Mukhlisuddin.

Dia mengapresiasi kerja seluruh petugas yang terlibat dalam pemberangkatan haji dari Embarkasi Hang Nadim Batam ini. Kloter 27 yang merupakan kloter terakhir telah berangkat ke tanah suci dengan jumlah 381 orang jemaah termasuk petugas.

“Total 11.890 jemaah haji yang diberangkatkan dari embarkasi Batam untuk musim haji tahun ini. Alhamdulillah selama keberangkatan berjalan baik. Saya apresiasi kepada petugas yang mendampingi jemaah,” tuturnya.

Sementara itu, hingga Rabu ada empat jemaah haji asal Embarkasi Hang Nadim Batam yang meninggal di tanah suci. Pertama, jemaah haji asal Mempawah Kalimantan Barat kloter 13 meninggal Kamis (9/8). Kemudian pada Minggu (12/8), dua jemaah meninggal dunia. Satu jemaah kloter 16 dari Pontianak Kalbar dan satu jemaah kloter 9 Kuantan Sengingi Riau. Serta satu jemaah asal Batanghari Jambi meninggal pada Selasa (14/8).

Mereka meninggal di pemondokan, KKHI Mekah, dan RSAS Mekah. Pemakaman dilaksanakan di Sharayya dan Shar’e. Jemaah yang meninggal ini berusia antara 55-75 tahun.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *