Dari Belakangpadang ke Batuaji, Amsakar Hadiri Dua MTQH dan Teguhkan Pembinaan Generasi Qur’ani

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menutup MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Belakangpadang di Gedung Indra Sakti, Minggu (9/2/2026) malam. HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI
Diskominfo Batam – Komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung syiar Al-Qur’an dan pembinaan generasi Qur’ani kembali ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Pada Minggu (8/2/2026) malam, Amsakar menghadiri dua agenda Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat kecamatan di dua wilayah berbeda.
Agenda pertama diawali dengan penutupan MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Belakangpadang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Indra Sakti. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai acara penutupan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah peserta dari berbagai kelurahan.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, serta seluruh peserta atas suksesnya pelaksanaan MTQH. Ia menegaskan bahwa MTQH tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQH adalah momentum untuk memperkuat kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Yang terpenting bukan semata-mata meraih juara, tetapi bagaimana nilai-nilai Qur’ani benar-benar membumi dalam keluarga dan lingkungan masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, MTQH memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar tumbuh dengan karakter religius, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah yang berlandaskan nilai keimanan.
“Melalui MTQH, kita berharap lahir generasi Batam yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Inilah fondasi utama dalam membangun kota yang madani,” tambahnya.
Usai menutup MTQH di Belakangpadang, Amsakar melanjutkan agenda ke Kecamatan Batuaji untuk membuka MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Batu Aji Tahun 2026 yang dipusatkan di Masjid Al Kautsar, Perumahan Pemda II Batuaji.
Kedatangan Wali Kota Batam disambut antusias oleh masyarakat dan para kafilah peserta. Pembukaan MTQH ditandai dengan seremoni resmi sebagai awal dimulainya rangkaian perlombaan, meliputi cabang tilawah, tahfiz, tafsir, serta cabang lomba lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kota Batam selama 11 bulan 18 hari masa kepemimpinannya. Berbagai program prioritas, kata dia, telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, di antaranya bantuan bagi lanjut usia, pembagian seragam sekolah gratis, layanan pengobatan gratis, beasiswa pendidikan, serta dukungan permodalan bagi pelaku UMKM hingga Rp20 juta.
Dari sisi makro, Amsakar menyebut kinerja perekonomian Kota Batam menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 6,89 persen, meningkat dibandingkan capaian sebelumnya yang berada di angka 6,6 persen. Sementara itu, realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target, serta angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Batam berada di jalur yang tepat,” kata Amsakar.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pemenuhan layanan dasar, khususnya persoalan sampah, banjir, dan ketersediaan air bersih. Menurutnya, permasalahan tersebut tidak dapat diselesaikan secara instan karena berkaitan dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan aktivitas perkotaan, serta keterbatasan infrastruktur.
Untuk itu, Pemerintah Kota Batam terus memfokuskan langkah pada perbaikan sistem pengelolaan lingkungan dan layanan publik secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi pembenahan tata kelola persampahan, normalisasi drainase guna mengurangi titik banjir, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam penanganan persoalan air bersih di sejumlah wilayah.
Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh kebersamaan.
“Menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba, saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Batam memohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesehatan serta kesempatan untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. (Humas Diskominfo Batam / Yogi Septiyan)
