Warga Pecong Jadi Korban Puting Beliung

Media Center Batam – Sebanyak 26 rumah warga di Kelurahan Pecong Kecamatan Belakangpadang menjadi korban angin puting beliung. Selain rumah, angin yang berputar ini juga merusak dua kios bahan bakar minyak dan dua keramba.

“Angin puting beliung menghantam rumah warga di RT 4 dan RT 5 RWI Kelurahan Pecung, Kamis 4 November sekitar pukul 13.35 WIB,” kata Lurah Pecong, Izat dalam suratnya kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Kamis (4/11).

Berdasarkan rincian dalam lampiran surat disebutkan bahwa 14 rumah alami kerusakan berat. Kemudian lima unit rusak sedang, dan tujuh rumah rusak ringan. Sementara dua keramba rusak berat, satu kios BBM rusak berat, serta satu kios BBM rusak sedang.

Kejadian tersebut juga membuat satu orang warga alami luka-luka. Dan satu orang lainnya terkena sengatan petir. Korban sudah dibawa ke RSOB Batam di Sekupang untuk dapatkan penanganan medis.

Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Leo Putra mengatakan pemerintah akan membantu makanan untuk korban selama sepekan. Selain itu juga akan diberi bantuan lain seperti selimut dan bahan pokok.

“Mereka juga minta Pak Wali mengirimkan bantuan untuk membangun kembali rumah mereka,” sebut mantan Camat Batuampar ini.

Sementara itu Walikota Batam, Muhammad Rudi mengaku sudah terima laporan kejadian tersebut dari Camat Sekupang. Dan ia sudah perintahkan Dinsospemas untuk survei kerusakan langsung ke lapangan.

“Kalau dari gambar, bumbung (atap) rumah terbang semua. Ada dua rumah yang sama rumahnya pindah ke laut semua. Intinya kita pemerintah setelah dapat data lengkap, akan rapat, langkah apa saja yang akan kita ambil,” sebutnya.

Rudi mengatakan dari laporan, korban puting beliung ini sementara tinggal di rumah saudara mereka. Karena sebagian besar warga di Pulau Pecong ini memiliki keterikatan saudara satu dengan yang lain.

“Kalau untuk keramba dan sebagainya, itu kan memang ada bantuan setiap tahun. Untuk tahun ini nanti akan dibagikan. Saya tidak tahu apakah di Pecong dapat tahun ini atau tidak. Tapi kalau tidak dapat, awal tahun depan mereka akan prioritas duluan,” kata Rudi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *