Amsakar Minta Renovasi Gedung Serba Guna Pemping Tetap Bernuansa Melayu

Media Center Batam – Masyarakat Kelurahan Pemping Kecamatan Belakangpadang berharap Pemerintah Kota Batam dapat merenovasi gedung serba guna di kelurahannya. Permintaan ini diutarakan warga dalam musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kelurahan di Pulau Pemping, Jumat (31/1).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung menanggapi aspirasi tersebut. Ia memerintahkan jajarannya yang menyusun perencanaan agar ini menjadi prioritas.

“Tadi saya sudah panggil dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam. Kalau terkejar di APBD Perubahan kita usahakan, kalau tidak kita usulkan di APBD Murni tahun 2021 mendatang,” kata Amsakar kepada warga.

Kondisi kerusakan diperkirakan mencapai 45 persen. Biaya perbaikan yang dibutuhkan berkisar Rp150 juta. Perbaikan yang perlu dilakukan antara lain pada bagian atap gedung, plafon, kusen, pintu, jendela, kaca, dan toilet.

Terkait renovasi bangunan nantinya, Amsakar meminta agar tetap memerhatikan desain. Jangan sampai menghilangkan nuansa melayu.

Contohnya menggunakan atap “tunjuk langit”. Dan menggunakan ornamen-ornamen dengan pola khas kebudayaan setempat.

“Untuk gedung balai pertemuan, pada saat direnovasi saya harap jangan sampai melepaskan nilai-nilai lokal budaya Melayu,” pesannya.

Ia berharap renovasi segera dilaksanakan. Sehingga warga Kelurahan Pemping mempunyai tempat untuk melaksanakan kegiatan.

Gedung serba guna ini nantinya akan difungsikan sebagai tempat pelaksanaan agenda tingkat kelurahan. Seperti kegiatan RT, RW, serta untuk musyawarah, dan posyandu.

“Gedungnya multifungsi, maka perlu direnovasi. Bukan pekerjaan berat. Mudah-mudahan cepat selesai,” tutur Amsakar.

Mungkin Anda juga menyukai

DD