Menteri ATR Terima Anugerah Batam Madani

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan A Djalil turun langsung ke Kampung Tua Tanjunguma Kota Batam, Sabtu (30/3). Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI ini mendengarkan keluhan masyarakat terkait lahan kampung tua.

Media Center Batam – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI, Sofyan Djalil mendapat penghargaan di Hari Jadi ke-190 Kota Batam. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) pusat ini menjadi satu dari 13 penerima Anugerah Batam Madani (ABM) 2019.

Penghargaan tokoh bidang pertanahan disematkan kepada pria kelahiran Aceh ini karena berperan besar dalam memperjuangkan kampung tua di Batam. Bahkan sekitar 1.300 sertifikat tanah untuk tiga kampung tua Batam sudah siap untuk diserahkan ke pemilik.

โ€œPak Menteri ATR telah turut memperjuangkan sertifikat Kampung Tua yang ditinggali oleh orang-orang tua bahkan turunan zuriat Nong Isa,โ€ tutur Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam acara malam penganugerahaan ABM 2019 di Swiss-belhotel Harbour Bay Batam, Rabu (18/12) malam.

Bersama Sofyan Djalil terdapat 12 penerima penghargaan lainnya yang berperan di bidang masing-masing. Rudi atas nama Pemerintah Kota Batam mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kekompakan yang sudah terjalin selama ini.

Ia yakin apabila seluruh institusi bersatu maka Batam akan menjadi hebat. Apa yang sudah dicapai ini menurutnya terwujud atas kerja sama seluruh elemen.

โ€œKerja sama harus berlanjut jika ingin Batam menjadi kota modern. Batam menjadi kota modern sudah di depan pintu. Kebijakan Presiden menggabungkan dua institusi itu lampu hijau bagi Kota Batam. Satunya kepemimpinan Pemko Batam dan BP Batam sudah bisa dipadukan untuk menjadikan Batam sebagai kota modern,โ€ paparnya.

Rudi bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Batam lainnya menyerahkan langsung penghargaan ini. Tiap tokoh yang berkontribusi dalam membangun Batam ini menerima selempang, pin, dan piagam penghargaan. 

Penerima penghargaan lainnya yaitu Chief Executive Infinite Frameworks Studio, Kinema Studio Nongsa, Mike Wiluan untuk kategori Pengusaha. Perusahaan yang dipimpin Mike telah mendapat berbagai penghargaan serta terkenal akan produksi-produksi visual effect dan animasi. Pria kelahiran Singapura 43 tahun silam ini telah membawa nama Batam dikenal di kancah nasional maupun internasional.

Tokoh bidang sosial penghargaan ABM diberikan kepada Puji Astuti. Ia merupakan Bhayangkari yang handal di bidang pencegahan dan perlindungan korban kekerasan anak dan perempuan di Batam. Ia juga aktif  di pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) Kota Batam.

Berikutnya penghargaan diberikan kepada tokoh perempuan Betty Asmeri yang aktif di organisasi wanita Bundo Kanduang Batam. Ia juga berkiprah dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam serta aktif menyantuni anak yatim dan dhuafa. Wanita kelahiran Padang, 6 februari 1956 ini pernah membawa nama Batam di Museum Rekor Indonesia untuk rekor memasak rendang terbanyak.

Bidang tokoh keagamaan penghargaan ABM diterima Sarbaini yang berperan dalam mengembangkan pendidikan keagamaan khususnya taman pendidikan Al Quran atau TPQ.

Kemudian untuk Bidang Sosial Budaya ABM diberikan kepada Tengku Othman Bin Tengku Abdul Aziz. Ia merupakan zuriah Sultan Mahmud Riayat Syah 3.

Anugerah Batam Madani bidang adat istiadat melayu diterima M Syahir, sebagai Ketua Harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Selanjutnya ada Edward Brando sebagai penerima penghargaan di bidang Kepemerintahan/Legislatif yang telah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Batam selama 4 periode sejak tahun 2004 hingga kini. Kini ia menjabat sebagai Anggota Komisi II bidang ekonomi, keuangan dan industri.

Selanjutnya ada Mawardi Badar yang menerima penghargaan di bidang kesehatan lingkungan. Ia terus mendedikasikan dan mengabdikan ilmunya kepada masyarakat sebagai ketua Stikes Mitra Bunda Persada. Masih di bidang kesehatan, Tengku Afrizal Dahlan juga menerima penghargaan atas dedikasinya terhadap masyarakat di pulau penyangga.

Di bidang olah raga, penghargaan diberikan kepada Erzon, sebagai pelatih tinju di Kota Batam. Ia telah berhasil mengantarkan putra asli Batam yang menorehkan prestasi baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Mungkin Anda juga menyukai

DD