Jemaah Haji yang Hilang Telah Ditemukan

Jemaah Haji Kloter 01 BTH ketika seremoni pelepasan jemaah haji di Asrama Haji Batam, Juli lalu.

Media Center Batam – Jemaah haji asal Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau yang sempat dinyatakan hilang, telah ditemukan. Pembimbing ibadah haji Kelompok Terbang (Kloter) 01 BTH, Rustam mengatakan jemaah atas nama Ruspian Rusli Jaapar tersebut telah ditemukan Jumat (24/8) sore waktu setempat atau malam hari di Indonesia.

 
“Alhamdulilah bapak Ruspian Rusli Jaapar sudah ditemukan dalam keadaan selamat dan sekarang beliau sedang dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah,” tutur Rustam seperti yang dikutip dari situs resmi Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepri.
 
Ia mengatakan informasi mengenai telah ditemukannya jemaah haji yang hilang tersebut didapat dari dokter Jerry, Petugas Pengamanan dan Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi.
 
Ketua Kloter 01 BTH, Mustafa pun mengamini informasi ini. Menurutnya petugas Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) bertemu langsung dengan jemaah yang hilang ketika merujuk jemaah sakit ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). 

Seperti diberitakan sebelumnya Ruspian Rusli Jaapar sempat dinyatakan hilang saat berada di Mina. Jemaah ini dalam kondisi sakit stroke yang pergerakannya dibantu oleh istri. Tapi saat jemaah lain pergi melontar jumrah dan istrinya yang bernama Lafrina sedang tertidur pulas, Ruspian bangun sendiri dan keluar dari tenda. Kejadian ini terjadi pada Kamis (23/8) sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
 
Kabar gembira juga datang dari jemaah haji asal Tanjungbatu Kabupaten Karimun yang bernama Aman. Jemaah yang masuk kloter 19 BTH ini sempat diserang heat stroke saat berada di Mina, Rabu (22/8) pagi.
 
TKHI Kloter 19 BTH saat itu langsung bergerak cepat untuk menormalkan kondisi jemaah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi serangan panas ini antara lain dengan memberikan minum serta kompres es batu kepada pasien. Selain itu jemaah yang terserang heat stroke juga dipasangi infus.
 
“Alhamdulillah Jumat pagi ini Pak Aman sudah sehat dan sudah beraktivitas kembali. Heat stroke yang menyerangnya sudah terkendali,” kata TKHI Kloter 19 BTH, dokter Inrike Caesaria.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *