SWRO Belakangpadang Beroperasi Pertengahan Maret

By Kartika 22 Feb 2017, 13:47:31 WIBKabar Media Center

SWRO Belakangpadang Beroperasi Pertengahan Maret

Keterangan Gambar : SWRO Belakangpadang (FOTO :NET)


Media Center Batam - Pertengahan Maret 2017 sea water reverse osmosis (SWRO) atau pengolahan air laut menjadi air minum sudah dioperasikan di Pulau Belakangpadang, Kecamatan Belakangpadang.

"Fisiknya sudah selesai. Tinggal alatnya perlu penyesuaian-penyesuaian," kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar di Belakangpadang, Rabu (22/2).

Menurut Suhar sebanyak 250 rumah juga sudah tersambung jaringan air SWRO ini. Penyambungan jaringan dilaksanakan tahun lalu dengan sumber pendanaan dari APBN untuk 200 sambungan rumah, dan 50 rumah dari dana pendampingan APBD Kota Batam.

Suhar menjelaskan total terdapat 2.700 rumah yang perlu pelayanan air bersih. Sebanyak 1.100 rumah sudah terlayani dengan sistem air bersih sebelumnya. Kemudian ditambah 250 rumah dari SWRO. Sehingga sudah 1.350 rumah yang menikmati air bersih di Belakangpadang.

"Berarti baru setengahnya. SWRO ini kapasitasnya bisa sampai 1.000 rumah. Artinya masih bisa tambah 750 rumah lagi," kata dia.

Penambahan sambungan ke rumah dari sistem SWRO akan dilakukan secara bertahap. Tahun 2017 Pemerintah Kota Batam sudah menganggarkan Rp 1 miliar untuk membuat sambungan ke 500 rumah.

"Sisanya 250 rumah lagi di 2018," ujarnya.

Instalasi SWRO atau PALMAM ini dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada tahun 2016 dengan anggaran sebesar Rp 13,5 miliar. Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Muhammad Natsir,  pada saat peletakan batu pertama Juli 2015, mengatakan air yang diproduksi PALMAM ini bisa langsung dikonsumsi atau diminum, bukan sekedar air bersih biasa.

Ia menjelaskan proses penyulingan air ini membutuhkan listrik yang banyak maka biaya produksinya cukup besar. Namun lebih murah dibanding air minum isi ulang karena air produksi PALMAM ini dapat langsung dikonsumsi juga.

"Sekitar Rp 25-30 ribu per meter kubik, atau Rp 500 per galon," ujarnya.

Instalasi SWRO di Belakangpadang ini dibangun dengan kapasitas debit air 5 liter per detik. Jika konsumsi air masyarakat 30 liter per orang per hari maka bisa melayani hingga 1.210 sambungan rumah.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Berita Seputar Dunia Bola 23 Feb 2017, 13:07:01 WIB

    wah makin mantap ini batam bntar lagi ada air bersih yang bisa langsung di minum,.. smoga bisa tersalur sampai kampung saya pak,,

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Fanpage MC Batam

Jejak Pendapat

Bagaimana Tampilan Baru Media Center Sekarang ini ?
  Sangat Jelek
  Jelek
  Biasa Saja
  Bagus
  Sangat Bagus

Komentar Terakhir

  • Harga Produk Kosmetik Wardah

    terimakasih informasinya... ...

    View Article
  • microsoft customer service

    microsoft customer service always maintains good relationship to microsoft customer. ...

    View Article
  • windows support number

    windows support number+1-800-805-7863 is toll-free.microsoft assistance easily solve to ...

    View Article
  • harga baja ringan

    Selamat hari nyepi 2017,,, ...

    View Article