Pejabat Pengadaan Barang Dilatih SPSE Versi Terbaru

By Kartika 20 Mar 2017, 08:42:54 WIBKabar Batam

Pejabat Pengadaan Barang Dilatih SPSE Versi Terbaru

Keterangan Gambar : Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Gintoyono


Media Center Batam - Panitia kerja, pejabat pengadaan. dan pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Pemerintah Kota Batam mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4. Sosialisasi dan bimtek dilaksanakan di aula Lantai IV Kantor Walikota Batam, Kamis-Jumat (16-17/3).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Gintoyono mewakili Walikota Batam, Muhammad Rudi. Dalam sambutannya dikatakan bahwa saat  pembangunan di Kota Batam sedang gencar-gencarnya. Dengan semakin meningkatnya pembangunan, maka bertambah besar pula anggaran yang diperlukan untuk pengadaan barang/jasa. Baik dana yang berasal dari APBD maupun APBN.

"Hal ini memerlukan perhatian serta penanganan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik aparatur sipil negara mapun para penyedia jasa selaku mitra pemerintah," ujarnya.

Pemerintah kini mengedepankan profesionalisme, kemandirian, dan tanggungjawab tinggi termasuk dalam pengadaan barang/jasa. Salah satu cara untuk meningkatkannya adalah penggunaan sistem pengadaan secara elektronik.

Pemko Batam selama ini menggunakan aplikasi SPSE versi 3.6. Dari hasil evaluasi didapati bahwa masih terdapat beberapa kekurangan. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja maka sistem yang digunakan perlu ada peningkatan. Sehingga mulai dipakai SPSE versi 4. Dan agar versi baru ini bisa maksimal, maka perlu diadakan pelatihan teknis bagi pihak yang terlibat dalam perencanaan dan proses pengadaan.

"Saya mengharapkan seluruh peserta sosialisasi dan bimtek mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga dapat meningkatkan pelayanan pengadaan barang dan jasa," kata dia.

Bimtek ini menghadirkan dua narasumber. Yakni perancang kebijakan pengadaan barang/jasa, Meleis Susanti dan staf teknis LKPP, Heru Maulana.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook