KPPU Dorong Pemko Buat Aturan Terkait Ojek

By Kartika 14 Jun 2017, 15:22:16 WIBKabar Batam

KPPU Dorong Pemko Buat Aturan Terkait Ojek

Keterangan Gambar : Kepala KPPU KPD Batam, Lukman Sungkar


Media Center Batam - Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Perwakilan Daerah (KPPU KPD) Batam merekomendasikan penyusunan aturan daerah terkait angkutan ojek. Peraturan ini diharapkan menjadi acuan bagi penyedia jasa transportasi roda dua tersebut, baik yang menggunakan aplikasi dalam jaringan (online) maupun konvensional.

"Jangan dihapus. Tapi dibuat aturan yang menguntungkan semua pihak. Seperti Bogor yang ada Perwakotnya (peraturan walikota). Diharapkan Batam buat seperti itu," kata Kepala KPPU KPD Batam, Lukman Sungkar di Batam Centre, Selasa (13/6).

Ia akui ojek memang tidak masuk dalam alat transportasi resmi. Namun keberadaannya juga tidak bisa diabaikan karena memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka pemerintah harus menyediakan layanan transportasi yang terintegrasi sesuai kebutuhan masyarakat sebelum menghapuskan ojek.

Lukman mengatakan pihaknya sudah mengundang Dinas Perhubungan untuk membahas hal ini. Dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas, Yusfa Hendri. Dalam pertemuan tersebut, Dinas Perhubungan menyampaikan bahwa saat ini sedang digodok aturan yang tepat untuk ojek khususnya di Kota Batam.

"Mereka ingin ada kesinambungan antara ojek pangkalan dan ojek online. Perlu dibuat rumusan yang menguntungkan semua pihak. Sampai saat ini belum ditentukan efektifnya seperti apa," ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, KPPU juga menyampaikan tiga poin terkait transportasi online. Poin yang disampaikan berdasarkan pada pengalaman KPPU dalam penanganan masalah transportasi online di daerah lain.

"Pertama, menolak adanya kuota untuk armada online. Kedua, meminta agar tidak ada tarif bawah, sementara batas atas masih memungkinkan. Dan ketiga, terkait kepemilikan," ujarnya.

Menurut KPPU, jumlah armada transportasi online ini tidak perlu ada pembatasan karena sebagian besar pengemudinya hanya kerja sampingan. Sehingga tidak bisa dijamin keseimbangan antara penawaran dan permintaan (supply-demand).

"Misal kebutuhan 1000, dibuat pembatasan 1000. Apakah penuhi kebutuhan? Belum tentu. Karena bisa jadi hanya 20 persen yang full time, sisanya hanya malam misalnya. Jadi biar pasar yang menentukan apakah kuotanya tinggi atau tidak," kata Lukman.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

  1. shannon 14 Jun 2017, 20:37:09 WIB

    setuju dengan Kepala KPPU KPD Batam, Lukman Sungkar. Harus ada solusi bagi semua pihak. Jangan mengorbankan pihak manapun.... nice work sir...

    Situs Togel Terpercaya 14 Jun 2017, 22:21:06 WIB

    nice info

    bandarq 18 Jun 2017, 14:00:21 WIB

    Sejak adanya gojek pendapatan para ojek pengkolan jadi berkurang.. Semoga peraturan yang dibuat bisa sangat bermanfaat :)

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Fanpage MC Batam

Jejak Pendapat

Bagaimana Tampilan Baru Media Center Sekarang ini ?
  Sangat Jelek
  Jelek
  Biasa Saja
  Bagus
  Sangat Bagus

Komentar Terakhir

  • Rahmad hasibuan

    Bagaimana cara saya dapat ikut program ini Saya sangat i ingin punya farm perikanan ...

    View Article
  • https://sites.google.com/site/domyessays/

    Online writing services are the finest choices to learn the new writing techniques ...

    View Article
  • Suara Burung Kacer

    Selamat idul fitri bagi yang merayakan. Salam damai ...

    View Article
  • Download Lagu

    Terima kasih informasinya sangat bagus ...

    View Article