Hujan Sejak Subuh, Melcem Kembali Terendam

By Kartika 21 Mar 2017, 08:37:00 WIBKabar Batam

Hujan Sejak Subuh, Melcem Kembali Terendam

Keterangan Gambar : Banjir di melchem FOTO (NET)


Media Center Batam - Kawasan Melcem Kelurahan Tanjungsengkuang Kecamatan Batuampar kembali terendam air bercampur lumpur, Senin (20/3). Camat Batuampar, Tukijan mengatakan ada sekira seribu rumah yang terdampak pada banjir kali ini.

"Data pastinya belum masuk. Tapi kalau menghitung dari kiri dan kanan jalan, ada sekitar 1.000 rumah," kata dia.

Ia mengatakan kondisi genangan air cukup tinggi. Di tepi jalan besar, air setinggi lutut orang dewasa. Sementara di rumah warga, ada yang mencapai kedalaman 1 meter.

Seiring berhentinya hujan di siang hari, air di rumah warga berangsur surut. Warga pun sudah mengemasi barang-barang yang sempat terendam air.

"Satpol PP dan staf kecamatan kita kerahkan untuk bantu warga kuras air dari dalam rumah," ujarnya.

Tukijan mengatakan SMP Negeri 45 di Melcem juga menjadi korban hujan sejak subuh tersebut. Bagian toilet dan gudang sekolah terkena longsoran tanah dari bukit kecil di atasnya. Namun kejadian ini tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang turun ke lokasi mengapresiasi semangat kebersamaan warga dalam hadapi bencana.

"Di sana juga ada longsor, tembok penahan rumah roboh. Warga di seputar tempat ini langsung bergotong-royong," kata Amsakar.

Berdasarkan kajian, ada dua penyebab banjir di kawasan Melcem ini. Pertama di bagian barat terdapat dua sumber air yakni dari Bengkong dan Sengkuang. Parit yang ada belum cukup menampung debit air dari hujan deras seperti hari ini.

"Kemudian ada drainase yang tertutup kios. Kita segera bongkar, karena posisinya menghalangi alat berat untuk masuk normalisasi drainase," kata dia.

Amsakar berharap masyarakat sedikit bersabar. Tahun ini Pemerintah Kota Batam akan membeli tujuh excavator, satu di antaranya tipe amphibi, sebagai upaya penanganan banjir secara manual.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook