Full Day School Tidak Bisa Diterapkan di Batam

By Taslimahudin 11 Agu 2016, 14:18:19 WIBBidang Pendidikan

Full Day School Tidak Bisa Diterapkan di Batam

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin


Media Center Batam - Wacana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberlakukan Full Day School ternyata tidak bisa diterapkan di tingkat daerah, khususnya Batam. Adanya dua shift pelaksanaan proses belajar mengajar salah satu hal utama yang mengganjal.

“Di Batam tidak bisa. Kita kan ada dua shift. Bagaimana mau full,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, usai hearing bersama Komisi IV DPRD Batam, Rabu (10/8).

Katanya, dua waktu mengajar pagi dan sore memang dimanfaatkan di beberapa sekolah negeri. Ini untuk menyerap tingginya usia sekolah di Batam yang setiap tahunya terus meningkat.

“Selagi double shift tidak mungkin dilakukan,” tegasnya lagi.

Namun demikian, ada beberapa sekolah yang aktifitasnya memang sudah sampai sore hari. Ia mencontohkan di SMK Negeri 1 Batam. Saat ia menjadi kepala sekolah, selalu pulang jam 18.00 Wib. Hal itu terjadi hingga saat ini.

Pasalnya, siswa yang diwajibkan masuk pukul 07.15 Wib dan selesai pukul 14.00 Wib, akan dilanjutkan dengan praktikum di sekolah. Maka tidak heran, pulang sore.

Seperti diktehui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menggagas sistem full day school untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun swasta. Alasannya agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja.

"Dengan sistem full day school ini secara perlahan anak didik akan terbangun karakternya dan tidak menjadi liar di luar sekolah ketika orangtua mereka masih belum pulang dari kerja,"ujarnya.

Menurut dia, kalau anak-anak tetap berada di sekolah, mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas sekolah sampai dijemput orangtuanya seusai jam kerja.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook