Dua Komisi DPR Usulkan Pansus Dualisme Batam

By Kartika 20 Apr 2017, 16:09:59 WIBKabar Media Center

Dua Komisi DPR Usulkan Pansus Dualisme Batam

Keterangan Gambar : Kunjungan Anggota DPR RI Ke Batam membahas masalah dualisme kepemimpinan yang terjadi antara Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.


Media Center Batam - Dua rombongan anggota DPR RI datang ke Batam dalam sepekan ini. Keduanya datang untuk membahas masalah dualisme kepemimpinan yang terjadi antara Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Rombongan pertama datang pada Selasa (18/4) yakni dari Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah. Sementara rombongan kedua dari Komisi VI, datang pada Kamis (20/4).

Adapun hasil dari kedua pertemuan tersebut sama, yakni akan mengusulkan pembentukan panitia khusus.

"Masalah ini harus kita selesaikan di pusat. Salah satu caranya adalah percepatan pembentukan pansus. Kita juga akan melibatkan komisi lain, komisi terkait, Komisi II misalnya. Juga akan buka komunikasi informal ke Presiden," kata Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno usai pertemuan di Kantor Walikota Batam.

Menurut dia, yang harus dibenahi dari permasalahan Pemko-BP Batam ini adalah di bagian hulu, yaitu dari regulasinya. Bisa saja disebabkan regulasi yang tidak konsisten dijalankan. Atau regulasi yang tidak sinkron, sehingga terjadi tumpang tindih kewenangan atau wilayah kerja antara BP dan Pemko Batam.

Tumpang tindih ini diakui kedua belah pihak, meski persentase berbeda. Menurut Deputi IV BP Batam, Purba Robert Sianipar tumpang tindih wilayah kerja terjadi sekitar 65 persen. Hal ini disampaikan Robert saat rapat bersama Komisi II DPR RI di Graha Kepri, Batam Centre.

Sedangkan Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam, Wan Darussalam mengatakan tumpang tindih berkisar 80 persen.

"Dua pimpinan bekerja di wilayah dengan kewenangan 80 persen berhimpit. Perizinan juga bisa tumpang tindih, bisa hulu di BP hilir di Pemko. Bisa dua-duanya menerbitkan izin yang sama," kata Wan.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun mengatakan selama satu tahun sejak pergantian pucuk pimpinan di BP Batam, belum ada perubahan signifikan yang terjadi.

"Satu tahun ini hanya pembenahan. Tapi pelayanan malah terhambat," kata Nurdin.

Hal senada diungkapkan Ketua Kadin Kepri, Akhmad Maruf Maulana. Menurutnya para pengusaha yang merasakan dampak terhambatnya pelayanan di BP Batam tersebut.

"Kami sudah tidak tahan, kami yang terkena dampaknya. Kami sudah rapat, dan diplenokan dengan berbagai asosiasi. Kami pengusaha sepakat minta BP dibubarkan. Harus jelas iklim usaha untuk berinvestasi," kata Maruf.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

  1. yalla shoot 21 Apr 2017, 08:31:16 WIB

    maju terus buat batam aku doakan selalu amiinn

    repliche orologi rolex 04 Mei 2017, 10:08:10 WIB

    GOOD

    oris breast cream 21 Jun 2017, 08:47:00 WIB

    batam go international

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Fanpage MC Batam

Jejak Pendapat

Bagaimana Tampilan Baru Media Center Sekarang ini ?
  Sangat Jelek
  Jelek
  Biasa Saja
  Bagus
  Sangat Bagus

Komentar Terakhir

  • Rahmad hasibuan

    Bagaimana cara saya dapat ikut program ini Saya sangat i ingin punya farm perikanan ...

    View Article
  • https://sites.google.com/site/domyessays/

    Online writing services are the finest choices to learn the new writing techniques ...

    View Article
  • Suara Burung Kacer

    Selamat idul fitri bagi yang merayakan. Salam damai ...

    View Article
  • Download Lagu

    Terima kasih informasinya sangat bagus ...

    View Article