7 Ton Sampah Diangkut dari Laut Belakangpadang

By Kartika 20 Mar 2017, 10:29:43 WIBKabar Batam

7 Ton Sampah Diangkut dari Laut Belakangpadang

Keterangan Gambar : Gotong Royong kec belakang padang yang digagas Jurnalis Perempuan (Jupe) Batam melibatkan prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, pegawai dan petugas kebersihan Kecamatan Belakangpadang, Polsek Belakangpadang, personel TNI di Belakangpadang, LPM, serta anak sekolah di Belakangpadang.


Media Center Batam - Sebanyak 7 ton sampah diangkut dari laut pelabuhan Belakangpadang dalam kegiatan gotong royong, Sabtu (18/3). Satu unit pick-up mondar-mandir hingga enam kali, dan satu unit motor bak lima kali bolak-balik angkut sampah tersebut.

Gotong royong yang diikuti ratusan peserta ini digagas Jurnalis Perempuan (Jupe) Batam. Kegiatan ini melibatkan prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, pegawai dan petugas kebersihan Kecamatan Belakangpadang, Polsek Belakangpadang, personel TNI di Belakangpadang, LPM, serta anak sekolah di Belakangpadang. Ketua panitia, Kartika mengatakan gotong royong ini juga didukung penuh Pertamina.

"Selain gotong royong kita juga membagikan tempat sampah gratis. Tiga puluh tempat sampah dari Alfamart dibagikan ke toko dan tempat makan di pasar Belakangpadang, khususnya yang bangunannya berada di atas laut. Serta 20 tempat sampah dari DLH yang distribusinya diserahkan ke kecamatan," kata dia.

Ia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Jupe ke-2. Dan bersempena dengan Hari Peduli Sampah Nasional yang temanya berkaitan dengan laut bebas dari sampah.

Kegiatan ini menjadi gerakan moral bagi masyarakat setempat dan pengunjung. Setelah laut dibersihkan dari sampah khususnya sampah plastik, diharapkan tidak ada lagi yang membuang sampah ke laut.

"Laut bukan tempat sampah. Apalagi Belakangpadang ini merupakan objek wisata. Banyak wisatawan yang datang, baik lokal maupun mancanegara. Karena itu kami juga memasang spanduk, poster sebagai bentuk himbauan jangan membuang sampah ke laut," ujarnya.

Perwira Seksi Personalia Yonif-10 Marinir/SBY, Lettu M Rasyid Ihsan mengapresiasi kegiatan yang ditaja Jupe tersebut. Menurutnya kegiatan ini sejalan dengan program Yonif Marinir khususnya pembinaan desa pesisir.

"Pada kegiatan hari ini kita membawa sekitar 35 anggota. Kami harap ini bisa mendorong warga Belakangpadang untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan," kata Rasyid.

Hal senada diungkapkan Kasubag Pengawasan Perbankan OJK Kepri, M Rizki. Sebanyak 11 pegawai OJK Kepri ikut turun tangan mengangkut sampah yang ada di tepi laut kala surut tersebut. Kegiatan ini, kata Rizki, sejalan dengan program peduli lingkungan yang ada di OJK.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook